Memastikan Penyaluran BBM Pro Terhadap Rakyat Kecil Ditengah Gonjang-ganjing Perekonomian Dunia
Saat ini, harga minyak mentah dunia telah menembus 119 dolar AS per barel. Sedangkan, dalam asumsi Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2022 harga minyak dunia ditetapkan hanya sebesar 65 dolar AS per barel.
Tingginya harga minyak dunia tersebut otomatis berpengaruh terhadap harga BBM. Berdasarkan data Kementerian ESDM, batas atas harga jual jenis BBM umum RON 92 pada Maret 2022 sebesar Rp14.526 per liter, bahkan bisa menembus sampai Rp16.000 pada April 2022.
Dalam beberapa kesempatan presiden Jokowi menyampaikan bahwa sudah menjadi keniscayaan bahwa Indonesia menaikkan harga Bahan Bakar Minyak (BBM). Dia beralasan, ini dipicu karena kondisi geopolitik internasional dan ekonomi global yang bergejolak saat ini, pernyataan ini sebenarnya cukup di sayangkan, sebab ada waktu panjang di masa pemerintahan Jokowi harus nya memperbaiki infrastruktur energi dan pangan namun tidak sampai sekarang sehingga terus menahun kita merasakan dampak dari dinamika ekonomi global yang merugikan rakyat pada umumnya.
Upaya yang perlu di lakukan dalam kondisi rill saat ini
Memahami fakta di atas bahwa Indonesia sebenarnya masih ketergantungan dengan impor energi dan pangan, sudah sangat tentu kita sebagai negara melalui pemerintah mengambil langkah serius dalam menangani nya.
Langkah yang sudah di lakukan untuk mengatasi dampaknya adalah dengan penyaluran BLT, BSU dan beberapa jaringan sosial lainnya untuk mengatasi dampak serius kenaikan BBM per 1 April lalu.
Selain itu juga, dalam kondisi ini pemerintah RI harus memastikan tidak ada mafia yang bermain di pusaran masalah ini, sehingga menghasilkan penggelembungan BBM jenis pertalite. Sembari menunggu stabilitas perekonomian dunia yang belum mengarah ke kondisi normal
Kepastian yang diharapkan rakyat kecil
Kenaik BBM jenis Pertamax, jangan lagi membuat kenaikan di jenis BBM lainnya seperti pertalite. Peredaran minyak harus serius di kawal oleh pemerintah sampai pada masyarakat dan SPBU tentunya sehingga Kelangkaan BBM jenis premium dan pertalite harus di atasi. Maka perlu di lakukan 2 hal diantaranya:








Komentar