Sekilas Info

Jembatan Antar Kecamatan di Alor Terputus, BMKG NTT Keluarkan Peringatan Dini

Warga mendatangi Jembatan Fanating yang menghubung Kecamatan Abad dan Teluk Mutiara, Kabupaten Alor yang putus setelah dilanda hujan deras, Selasa (4/1/2022) malam.
Warga mendatangi Jembatan Fanating yang menghubung Kecamatan Abad dan Teluk Mutiara, Kabupaten Alor yang putus setelah dilanda hujan deras, Selasa (4/1/2022) malam.
Alor – Hujan lebat yang mengguyur sebagian wilayah Kabupaten Alor, Nusa Tenggara Timur (NTT) sejak beberapa hari terakhir, tidak saja menggagalkan hasil tanam warga. Namun, intensitas hujan yang cukup tinggi juga merusak sejumlah fasilitas umum.

Informasi yang diperoleh melalui sejumlah media sosial whatsapp mengabarkan bahwa hujan lebat yang melanda daerah itu, telah merusak salah satu jembatan yang menghubungkan antar kecamatan di daerah tersebut.

Derasnya air sungai menjadi salah satu penyebab bergesernya salah satu sisi jembatan yang membatasi Kecamatan Teluk Mutiara dan Kecamatan Alor Barat Daya (Abad).

“Jembatan batas Desa Pailelang (Kecamatan Abad) dengan Desa Fanating (Kecamatan Teluk Mutiara) putus total. Sementara kami dari Polsek ada tutup (menutup akses) dengan Police line,” tulis Denny Lalitan di grup whatsapp Forum Komunikasi Nasional Alor Diaspora mengutip informasi yang diperoleh dari Polsek ABAD, Selasa (4/1/2021) pukul 18.48 Wita.

Informasi lain menyebutkan, bahwa salah satu SD Negeri Welai, Welai Barat, Kecamatan Teluk Mutiara juga turut dilanda banjir. Banjir akibat luapan hujan yang mengguyur daerah itu.

Sementara Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika Provinsi Nusa Tenggara Timur (BMKG NTT), Selasa (4/1/2022) petang telah mengeluarkan Peringatan Dini kepada warga yang berada di wilayah itu, termasuk Kabupaten Alor agar berhati terhadap potensi hujan yang disertai petir.

Screenshot website BMKG Nusa Tenggara Timur, Selasa (4/1/2022) pukul 20.02 Wita.
Screenshot Website BMKG Nusa Tenggara Timur, Selasa (4/1/2022) pukul 20.02 Wita.

Selanjutnya 1 2
Penulis: Iwan Kamaleng/Devis
Editor: Redaksi

Baca Juga