Buntut Pengancaman Wartawan di Sumut, SPRI Bakal Surati Kapolri dan Panglima TNI
Menyikapi dua rentetan peristiwa yang dialami wartawan di Sumatera, SPRI Sumut meminta Kapolda Sumut Irjen Panca Simanjuntak untuk segera mengungkap dan menangkap otak dibalik peristiwa pembakaran mobil milik Kontributor Metro TV di Sergai dan rumah orangtua wartawan Metro 24 di Binjai.
"Kami mendesak Kapolda Sumut dan jajarannya untuk segera menangkap pelaku termasuk mafia judi yang sedang berkeliaran, baik di Sergai maupun di Kota Binjai," pinta Ketua DPD SPRI Sumut Devis Karmoy dalam keterangan pers DPD SPRI Sumut yang dikirim kepada redaksi, Minggu (13/6/2021).
Peristiwa yang terus berulang dan meresahkan warga ini, mendorong SPRI Sumut untuk melayangkan surat kepada Kapolri dan Panglima TNI untuk mendapat atensi khusus.
"Karena peristiwa ini selalu berulang dan ancaman utamanya ada pada wartawan, maka kami segera mengumpulkan bukti-bukti otentik lalu bersurat kepada Kapolri dan Panglima TNI agar memberikan perhatian penuh, terutama mendorong jajarannya agar menertibkan penyakit sosial sedang terjadi di tengah-tengah masyarakat Sumut," ungkap Devis yang juga Kordinator Serikat Pers Republik Indonesia Wilayah Barat itu.

Kronologis Peristiwa
Untuk diketahui, rumah orang tua Sofian wartawan Metro 24 di Kota Binjai, Sumatera Utara dibakar OTK. Diduga terkait pemberitaan, rumah milik Sabarsyah (65) yang beralamat di Jalan Bantara Raya, Kecamatan Binjai Kota itu, dibakar OTK pada Minggu (13/6) dinihari, sekira Pukul 00.05 Wib.
Pada saat kejadian, cuaca dalam keadaan gerimis, sehingga api tidak sempat membakar seluruh rumah.
Dari pantauan awak media saat dilokasi kejadian, selain kaca jendela pecah dan gorden yang habis terbakar, beberapa peralatan alat rumah tangga, karpet dan juga sofa milik korban, nyaris habis dilalap sijago merah.








Komentar