Sekilas Info

Gerai Hukum: Pentingnya Ilmu Forensik Dalam Mengungkap Suatu Tindak Pidana

Ilustrasi/ilmu forensik

Tahapan proses pemeriksaan tindak pidana yaitu penyidikan, penuntutan, dan persidangan.

Tahapan terpenting dalam pengungkapan suatu tindak pidana yaitu pembuktian, karena proses tersebut akan menentukan seseorang bersalah atau bebas.

Menurut Arthur Noija, jelas pada Undang-Undang Nomor 14 Tahun 1970 Pasal 6 ayat (2) berbunyi "Tiada seorang pun dapat dijatuhi pidana, kecuali apabila Pengadilan karena alat pembuktian yang sah menurut Undang-undang, mendapat keyakinan, bahwa seseorang yang dianggap dapat bertanggung-jawab, telah bersalah atas perbuatan yang dituduhkan atas dirinya.'

Dalam pasal 183 KUHAP yang menyatakan bahwa hakim tidak boleh menjatuhkan pidana kepada seseorang kecuali apabila dengan sekurang-kurangnya dua alat bukti yang sah.

Sehingga Arthur berkeyakinan bahwa suatu tindak pidana benar-benar terjadi apabila terdakwa terbukti bersalah melakukannya.

Berdasarkan pasal 184 KUHAP ada 5 alat bukti yang sah di mata hukum yaitu, keterangan saksi, keterangan ahli, surat, petunjuk, dan keterangan terdakwa.

Dijelaskan Arthur, proses pemeriksaan dalam mengungkap suatu tindak kejahatan membutuhkan pendekatan ilmiah. Adanya pendekatan ilmiah, penegak hukum tidak hanya bergantung pada keterangan saksi hidup atau tersangka dalam penyelidikan suatu tindak pidana.

Selanjutnya 1 2 3 4 5
Penulis: Devis
Editor: Redaksi
Photographer: Istimewa

Baca Juga