Mendag Lutfi Minta Maaf Soal Bipang Ambawang yang Disebut Presiden Jokowi
"Mari kita bangga dan promosikan kuliner nusantara yang beragam, sehingga bisa menggerakkan ekonomi, terutama UMKM," tegas Mendag dikutip dari Liputan6.com.
"Meski demikian, kami Kementerian Perdagangan selaku penanggung jawab acara itu sekali lagi memastikan tidak ada maksud apapun dalam pernyataan Pak Presiden. Kami mohon maaf sebesar besarnya terjadi keasalahpahaman. Karena niat kami agar kita ingin bangga terhadap produksi dalam negeri, termasuk kuliner khas daerah dan keberagaman kuliner kita," pungkas Mendag.
Dalam video yang beredar, sebenarnya konteks utuhnya yaitu Presiden Jokowi mengajak masyarakat untuk tidak mudik. Jika rindu akan makanan kampung halaman, Jokowi mengajak masyarakat untuk membelinya secara online dan bisa dijadikan sebagai bingkisan lebaran.
Tidak hanya Bipang Ambawang, Jokowi juga menyebutkan Gudeng Jogja, Bandeng Semarang, Siomay Bandung, Pempek Palembang, dan berbagai kuliner nusantara lainnya








Komentar