Sekilas Info

Pernyataan HWPL tentang Krisis Hak Asasi Manusia di Myanmar

Lebih dari 2.400 peserta dari 70 negara, termasuk Filipina, Amerika Serikat, Jerman, Afrika Selatan, Tiongkok, dan Korea Selatan, bergabung dalam konferensi perdamaian antar-benua daring untuk membahas peran pendidikan perdamaian yang telah berlangsung pada Minggu (24/1/2021).

Situasi tersebut harus diselesaikan dengan cara yang adil dan damai juga demi generasi yang sedang tumbuh, yang akan belajar dari krisis ini untuk membangun masa depan mereka.

Kami menyerukan kepada semua pihak untuk menahan diri dari penindasan atau pemaksaan dan sebaliknya menyelesaikan krisis melalui dialog dan konsensus berdasarkan rasa saling menghormati dan memahami.

Dan kami menyerukan kepada Perserikatan Bangsa-Bangsa untuk mengambil tindakan aktif sehingga hak asasi manusia dan keselamatan rakyat Myanmar dapat dilindungi.

Kami, HWPL memohon para anggota keluarga perdamaian di seluruh dunia untuk mengeluarkan pernyataan yang mendesak pihak berwenang dan warga sipil di Myanmar untuk melanjutkan dialog dan mencari solusi damai untuk memulihkan perdamaian di negara itu.

HWPL dan semua anggota kami di seluruh dunia dalam satu suara mengungkapkan harapan bahwa krisis yang sedang berlangsung di Myanmar akan diselesaikan secara damai melalui dialog, bukan kekerasan.

Dan kami menyerukan kepada komunitas internasional untuk bergabung dengan kami.

Man Hee Lee, Utusan Perdamaian HWPL, dan Para Anggota HWPL di Seluruh Dunia

Selanjutnya 1 2
Penulis: Devis
Editor: Redaksi
Photographer: Istimewa
Sumber: Siaran Pers

Baca Juga