Dosen Untad Bantah Provokasi Pengeroyokan Mahasiswa, Fakultas Teknik Telusuri Kasus
PALU, DAILYKLIK.id — Fakultas Teknik Universitas Tadulako (Untad), Palu, menelusuri dugaan pengeroyokan terhadap mahasiswa Jurusan Arsitektur yang terjadi di lingkungan kampus pada 6 Oktober 2026. Dosen berinisial FJ membantah tuduhan memprovokasi mahasiswa lain untuk melakukan kekerasan.
Dekan Fakultas Teknik Untad, Andi Arham Adam, mengatakan pihak fakultas telah melakukan penelusuran awal terhadap peristiwa tersebut. Ia menegaskan, persoalan di lingkungan kampus seharusnya diselesaikan melalui mekanisme yang berlaku, bukan dengan tindakan main hakim sendiri.
“Mahasiswa tidak boleh terlalu reaktif terhadap sesuatu yang terjadi, apalagi sampai melakukan main hakim sendiri. Setiap persoalan seharusnya dilaporkan kepada pimpinan fakultas agar dapat ditangani sesuai ketentuan yang berlaku,” ujar Andi Arham dalam siaran pers, Rabu (7/10/2026).
Berdasarkan penelusuran awal fakultas, persoalan bermula saat kegiatan perkuliahan berlangsung. FJ disebut menegur tiga mahasiswa yang menggunakan telepon seluler selama proses belajar mengajar. Teguran itu disebut telah disampaikan beberapa kali, tetapi tidak diindahkan.
Pada akhir perkuliahan, FJ kembali memberikan peringatan kepada mahasiswa tersebut. Dalam situasi itu, FJ disebut sempat menangis akibat kondisi yang terjadi selama kegiatan belajar mengajar.








Komentar