Bukan Cuma Kedelai, Tempe dari Kacang Lokal Disebut Bisa Jadi Solusi Pangan Masa Depan Indonesia
Riset Modern Dorong Pengembangan Tempe Lokal
Pengembangan tempe nonkedelai kini tidak hanya melihat aspek nutrisi, tetapi juga memanfaatkan teknologi riset modern seperti metabolomik, metagenomik, dan volatilomik.
Teknologi tersebut membantu peneliti memahami proses fermentasi secara lebih mendalam, termasuk peran mikroorganisme, pembentukan senyawa bioaktif, hingga faktor yang memengaruhi aroma dan cita rasa.
BRIN menilai tempe berbahan kacang lokal memiliki peluang besar menjadi pangan masa depan yang sehat, bernilai ekonomi tinggi, dan mendukung sistem pangan berkelanjutan.
Pemanfaatan sumber daya lokal ini diharapkan dapat memperkuat ketahanan pangan Indonesia sekaligus mengurangi ketergantungan terhadap impor kedelai.








Komentar