Alatan Indonesia Gelar Webinar Nasional Bahas Implementasi E-Purchasing Konstruksi melalui E-Katalog V6
“Jika barang atau jasa sudah tersedia di katalog elektronik, maka pengadaan manual tidak lagi diperbolehkan,” katanya.
Dalam pemaparannya, Fani turut menjelaskan penerapan Katalog Konstruksi Versi 6 (V6) yang menggunakan pendekatan “Master Produk” terstandarisasi dan terintegrasi dengan Sistem Informasi Perkiraan Harga Sendiri Terintegrasi (SIPASTI) milik Kementerian Pekerjaan Umum.
Saat ini, terdapat 4.963 master produk konstruksi yang terbagi dalam sektor sumber daya air, bina marga, dan cipta karya.
Menurut dia, keberadaan Katalog V6 mengubah pola perencanaan konstruksi karena konsultan perencana kini harus menyesuaikan desain dengan Analisis Harga Satuan Pekerjaan (AHSP) standar yang tersedia di katalog.
Dalam sesi diskusi, webinar juga membahas peluang dan risiko penerapan e-purchasing konstruksi. Di satu sisi, sistem dinilai mampu meningkatkan efisiensi dan pengawasan. Namun di sisi lain, terdapat risiko praktik penunjukan langsung terselubung hingga potensi harga katalog yang lebih tinggi dibanding harga pasar.








Komentar