Pancasila Hanya di Poster, Guru Ini Bingung Jawab Pertanyaan Murid tentang Keadilan
Namun ia tidak sendiri. Ari adalah satu dari banyak guru di Indonesia yang merasa gamang. Bukan hanya soal menyampaikan materi, tapi bagaimana membuat murid percaya bahwa nilai-nilai itu masih ada dan bisa dijalankan di dunia nyata.
Karena itu, Ari meminta agar Kementerian Pendidikan dan Kementerian Agama tidak tinggal diam. Ia berharap ada langkah nyata agar Pancasila tidak sekadar jadi hafalan, tapi benar-benar dirasakan manfaatnya dalam kehidupan sehari-hari.
“Kalau tidak segera dibenahi, anak-anak akan tumbuh dengan pikiran yang bingung: mana yang benar, buku atau dunia nyata?” kata Ari menutup curahan hatinya.
Baginya, pendidikan karakter tidak cukup hanya dari teori atau poster motivasi. Anak-anak butuh contoh nyata. Butuh teladan, bukan hanya pelajaran.








Komentar