Melepas di Gerbang TK, “Tidak Usah Jemput Saya Bapak, Nanti Dade Pulang Sendiri”
Dilema Seorang Ayah
Dalam hati, saya berkecamuk. Haruskah saya pulang saja, seperti permintaannya? Atau tetap di sekitar sekolah, berjaga diam-diam?
Akhirnya saya memilih hadir dari kejauhan. Bukan karena saya tak percaya pada keberanian anak saya, tapi karena saya tahu kehadiran, meski tanpa kata, bisa memberi rasa aman yang tak terlihat. Karena menjadi orang tua juga tentang diam yang menguatkan, tentang menjaga dari balik layar.
Belajar dari Anak Sendiri
Kita mengira sekolah adalah tempat anak belajar. Tapi nyatanya, orang tua pun ikut sekolah di situ. Tentang kesabaran, kepercayaan, dan keikhlasan. Di TK Mentari itu, saya melihat tak hanya bocah-bocah yang sedang mengeja huruf, tapi juga ayah dan ibu yang sedang belajar menerima bahwa anak-anak mereka perlahan tumbuh lepas dari pelukan.
Dan itu tidak mudah.
Saya, seperti banyak orang tua lainnya, sedang berproses. Belajar menahan tangan untuk tidak terlalu cepat membantu. Belajar menunggu. Belajar percaya.








Komentar