Dosen Unimed Latih Kelompok Usaha Tani Perempuan di Sumut melalui Inovasi Mesin Perontok Padi
Dengan adanya mesin ini, proses perontokan padi bisa lebih cepat dan efisien. Selain itu, legalitas usaha penting agar kelompok mitra bisa mengakses lebih banyak peluang bisnis. Pengolahan limbah pun diharapkan berdampak positif terhadap lingkungan sekitar.
Ketua Kelompok Wanita Tani Dame Ukur, Erlina Siregar, turut menyampaikan rasa terima kasih atas perhatian dan dukungan dari tim dosen. Mesin ini sangat membantu pekerjaan kami.
Pelatihan tentang pembuatan kompos dan pengurusan NIB juga membuka wawasan kami untuk mengembangkan usaha ke depan. Program ini diharapkan menjadi pemicu awal bagi peningkatan kapasitas dan profesionalisme petani perempuan di Pakpak Bharat dalam mengelola usaha tani secara lebih produktif, legal, dan ramah lingkungan.
Kegiatan dilanjutkan dengan berbagai kegiatan pendampingan bagi beberapa kelompok tani perempuan agar terus berdaya dan semakin sukses dan berkembang. Sehingga kegiatan ini dapat berdampak bagi kemajuan kesejahteraan masyarakat.








Komentar