Sekilas Info

Dulu Banjir Bantuan, Kini Dekai Krisis Beras: Stok Kosong, Harga Naik, Warga Panik

Sumule menyampaikan, mekanisme pasar memang berjalan alami—suplai berkurang, permintaan naik, harga pun terdongkrak. Namun, ia menegaskan perlunya kesadaran semua pihak agar kondisi tidak memburuk. Pemerintah telah menurunkan tim dari Dinas Perindagkop dan Satpol PP ke toko-toko untuk mengawasi harga dan memberikan peringatan kepada pedagang.

“Pedagang jangan semaunya menaikkan harga dan mengambil keuntungan berlebihan dalam situasi sulit seperti ini. Begitu juga masyarakat, jangan panik dan membeli berlebihan. Cukup beli secukupnya agar tidak memicu kelangkaan dan lonjakan harga lagi,” tegasnya.

Ia menyebutkan, dalam dua minggu ke depan, pasokan diperkirakan akan kembali stabil seiring masuknya kiriman beras dan dimulainya proses kontrak bantuan pangan nasional. Di samping itu, produksi beras lokal di wilayah Moruku tetap berjalan dan masyarakat bisa mengakses langsung ke petani.

Sumule juga mendorong masyarakat untuk tidak terlalu bergantung pada pasokan dari luar. “Kalau ada lahan, manfaatkan. Bikin kebun supaya kita tidak tergantung terus. Ini soal ketahanan pangan kita juga,” pungkasnya.

Selanjutnya 1 2
Penulis: Redaksi DailyKlik
Editor: Dedy Hu
Photographer: Dokumen Pribadi

Baca Juga