Sekilas Info

Dari Lahan Sempit Jadi Cuan Melimpah: Cerita Sukses Siti Budidayakan Jamur Tiram dari Rumah

Petani menunjukkan jamur tiram (Pleurotus Ostreatus) hasil panen di Desa Sampali, Kecamatan Percut Sei Tuan, Kabupaten Deliserdang, Sumatera Utara, Kamis (22/5). Siti menjalani usaha budidaya jamur tiram yang mampu meraih omzet Rp 7 jutaan perbulan dengan memanfaatkan media sosial dan penjualan online di shopee. Dailyklik/Risky Cahyadi

Hingga kini, Mushiro Jaya Group sudah memiliki 100 mitra yang tersebar di Sumatera Utara dan Aceh.

Salah satu mitranya, Didik Suryadi (33), mengaku sudah dua tahun fokus budidaya jamur. Setiap harinya, ia bisa meraup penghasilan sekitar Rp 250 ribu. “Dulu saya kerja di pabrik dan budidaya ikan, sekarang sudah cukup dengan jamur,” katanya.

Tak berhenti di sana, Siti juga berinovasi membuat camilan dari jamur tiram. Ia menciptakan produk Mushiro Jamur Crispy Rumput Laut dalam dua varian rasa: Tomyam dan Kimchi. Camilan ini dibuat setiap kali panen besar, dengan bahan baku mencapai 500 kilogram.

Siti Aisyah Siregar (26) menunjukkan jajanan jamur tiram krispi (Pleurotus Ostreatus) yang dijual melalui shopee di Desa Sampali, Kecamatan Percut Sei Tuan, Kabupaten Deliserdang, Sumatera Utara, Kamis (22/5). Siti menjalani usaha budidaya jamur tiram yang mampu meraih omzet Rp 7 jutaan perbulan dengan memanfaatkan media sosial dan penjualan online di shopee. Dailyklik/Risky Cahyadi

Lewat ide kreatif, semangat berbagi, dan pemasaran digital, Siti Aisyah berhasil membuktikan bahwa bisnis dari rumah pun bisa jadi ladang cuan yang menjanjikan.

Selanjutnya 1 2
Penulis: Risky Cahyadi
Editor: Dedy Hu
Photographer: Risky Cahyadi

Baca Juga