Tetangga Geram, Suami Korban Banjir Bandang di Sukabumi Dinilai Tak Berempati
Aang hanya menjawab dengan santai, "Iya, saya suaminya."
Kemarahan warga semakin memuncak ketika seorang pria berbaju merah dan berpeci coklat menimpali, "Ditanya RT, RW, dan Lurah juga jawabnya santai saja!"
Pria berkalung rantai kembali melontarkan amarahnya, "Anak istrimu itu manusia, bukan hewan! Saya sebagai tetangga saja merasa tidak enak. Kalau saya saudara istrimu, sudah saya belah kepalamu!"
Warga Kecewa dengan Sikap Aang
Sikap Aang yang dinilai tidak menunjukkan duka mendalam membuat warga sulit menerima. Kehilangan istri dan anak akibat bencana seharusnya menjadi pukulan berat, tetapi Aang justru terlihat acuh tak acuh.
Hingga berita ini diterbitkan, belum ada pernyataan resmi dari Aang terkait sikapnya yang menuai kecaman. Polisi dan aparat setempat juga belum memberikan keterangan lebih lanjut mengenai situasi ini.








Komentar