Gegerkan Warga, Penemuan Jasad di Pulau Solor Diduga Kuat Bocah yang Terseret Banjir
Mendapat informasi tentang penemuan mayat bocah laki-laki, pihak keluarga Tukan bersama Camat Lewolema, Heri Tokan, dan Kapospol Lewolema, Aipda Agustinus Towa langsung berangkat ke pulau Solor dan tiba di sana sekitar pukul 17:00 WITA.
"Kami dengan orangtua korban sudah di Solor. Pada saat itu, kondisi korban sudah tidak bisa dikenal lagi," jelas Aipda Agustinus.
Meskipun kondisi sudah tidak bisa dikenal lagi, tetapi orangtua korban, yakin bahwa jasad itu adalah Putra Tukan, anak mereka yang hilang terseret arus sungai.
Orangtua korban menolak untuk mengambil tindakan lain guna memastikan identitas mayat. Jasad itu kemudian dibawa menuju ke Kecamatan Lewolema. "Orangtua yakin bahwa itu adalah anak mereka, jadi untuk langkah lain orangtua menolak," ujar Aipda Agustinus.

Camat Lewolema, Heri Tokan mengatakan, ia bersama keluarga korban berangkat dari rumah tempat persinggahan mayat menuju ke pelabuan di Desa Balaweling I pada pukul 18:43 WITA.








Komentar