Yayasan Karya Murni Ciptakan 25 UMKM Difabel Lewat Program Kubik
Dailyklik.id, MEDAN - Sampai dengan akhir pelaksanaan program Kubik, Yayasan Karya Murni di Kota Medan, Sumatra Utara, mampu menciptakan 25 pelaku UMKM dari kalangan difabel. Ada di antaranya yang tetap bertahan meski beberapa kali mengubah bidang usaha.
"Ada 25 pelaku UMKM yang mengikuti program Kubik sampai closing (berakhir) hari ini," Ungkap Ketua Yayasan Karya Murni Suster Desideria Saragih, seusai Perayaan Hari Disabilitas Internasional (HDI) dan Penutupan Proyek Kubik Tahun 2024, di halaman sekolah Santo Ignasius, Kota Medan, Sabtu (14/12) sore.
Dia menjelaskan, dalam program Kubik (Kelompok Usaha Bisnis Inklusif), yayasannya melibatkan para difabel dari empat jenis disabilitas. Yakni tuna netra, tuna rungu, tuna daksa dan penyintas kusta.
Dimulai pada 2022, Yayasan Karya Murni mendapat kepercayaan dari NLR Indonesia menjadi salah satu organisasi sosial pelaksana program Kubik. NLR Indonesia merupakan sebuah organisasi non-pemerintah yang berfokus pada pengendalian dan pemberantasan kusta (lepra) serta pembangunan inklusi disabilitas di Indonesia.








Komentar