Sekilas Info

Yayasan Karya Murni Ciptakan 25 UMKM Difabel Lewat Program Kubik

Pencanangan komitmen bersama Hari Disabilitas Internasional (HDI) 2024 mengenai kesetaraan kesempatan untuk remaja dan orang muda disabilitas mendapatkan layanan edukasi serta layanan kesehatan dan pemerintah, dalam Perayaan HDI dan Penutupan Proyek Kubik, di Yayasan Karya Murni, Kota Medan, Sabtu (14/12).

Mereka juga akan menjembatani para pelaku UMKM ke instansi pemerintah atau pihak-pihak terkait yang dibutuhkan. Mentor terdiri dari unsur instansi-instansi pemda terkait, balai latihan kerja (BLK), serta unsur lain dengan jumlah sekitar 15 orang.

Fransisca Risky, Penanggungjawab Proyek Kubik NLR Indonesia, menjelaskan, Kubik merupakan program yang dirancang untuk memampukan para penyandang disabilitas mandiri secara ekonomi. Program ini juga diarahkan untuk memastikan kesiapan lingkungan dan sistem pendukung para difabel berwirausaha.

Yayasan Karya Murni dipilih menjadi salah satu mitra Program Kubik karena dinilai sebagai salah satu organisasi sosial yang sudah cukup mumpuni dalam mendampingi para penyandang disabilitas. Sampai dengan berakhirnya program, NLR Indonesia mendampingi 25 orang muda dari kalangan difabel yang direkrut Yayasan Karya Murni.

"Kuotanya sebatas 25 orang dulu," ujar dia.

Mereka menggeluti beragam bidang bidang usaha, mulai dari kuliner, kriya, peternakan hingga bidang jasa. Dalam program ini mereka diberikan "stimulan fund" (dana stimulan) atau modal awal usaha sebesar Rp5 juta per orang.

Selanjutnya 1 2 3 4
Penulis:
Editor: Devis Karmoy

Baca Juga