Bahas Isu Bangsa dan Proses Transisi Pemerintahan, Presiden Terpilih Prabowo Subianto Bertemu Pimpinan DPD
Alhamdulillah, kabar baiknya, dalam dialog dengan Presiden terpilih, bapak Prabowo Subianto dengan kami selaku calon pimpinan DPD, Sultan B Najamuddin Calon Ketua DPD, Calon Wakil Ketua masing-masing GKR Hemas, Yorris Raweyai dan saya sendiri Tamsil Linrung, banyak titik kesepahaman kemana navigasi arah bangsa ini ke depan.
Presiden terpilih, Prabowo Subianto berharap dan mengajak agar ke depan DPD menjadi lembaga negara yang lebih kuat. Terutama peran dalam mensejahterakan rakyat sebagaimana juga keinginan itu menjadi agenda utama pemerintahan mendatang. Presiden terpilih menawarkan, harus ada pertemuan antara Presiden dengan DPD RI yang terjadwal secara rutin minimal dua kali setahun.
Pertemun itu bentuk konkret bagaimana dua lembaga tinggi negara, lembaga kepresidenan dan kabinetnya, bersinergi, bahu membahu dengan DPD untuk membahas agenda percepatan perwujudan kesejahteraan rakyat. Pak Prabowo berujar, “Saya berharap, membantu saya bukan sebagai pribadi. Tapi sebagai Presiden untuk memberikan masukan membangun perpolitikan yang efesien."
Sebagai kilas balik, saya dan pak Prabowo memang lama bersama di Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI). Beliau terpilih secara aklamasi dalam Munas HKTI ke-7. Didapuk sebagai Ketua Umum 2010-2015. Saya diminta menjadi salah satu Ketua Dewan Pimpinan Nasional. Kami dilantik di Aula Kementerian Pertanian waktu itu. Ingatan beliau kuat. Beliau masih ingat moment itu dan berulang kali menyampaikan terikasih. “Terimakasih, mas Tamsil,” berkali-kali beliau ucapkan itu.
Pertemuan, tukar pikiran kami dengan Presiden terpilih, Prabowo Subianto berjalan hangat. Beliau sangat terbuka. Kami berdiskusi hingga dua jam. Semula pertemuan diagendakan hanya 30 menit karena padatnya agenda Presiden terpilih. Namun pembicaraan berkembang. Banyak isu kebangsaan yang mengemuka. Semua bermuara pada tujuan nasional, rakyat harus sejahtera. Adalah Ketua Harian DPP Partai Gerindra yang juga Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad, sosok arsitek yang merancang pertemuan ini.








Komentar