Sekilas Info

Pemuda (Harusnya) Memandang Pilkada

Muhammad Gibran Rb

Mochtar Naim mendefinisikan bahwasannya pemuda adalah sekelompok individu yang ditandai dengan semangat, energi, kreativitas, dan dinamisme.Pemuda memiliki potensi untuk berperan aktif dalam membangun masyarakat dan menghadapi berbagai tantangan zaman.

Definisi tersebut diperkuat oleh pendapat E. Depasquito terkait pemuda yaitu  yang memiliki kekuatan dan energi yang tinggi. Pemuda memiliki semangat untuk mencapai tujuan hidupnya dan berani menghadapi tantangan yang ada. R.E. Smith mencirikan pemuda sebagai kelompok usia yang memiliki keberanian untuk menjalani perubahan dan eksplorasi dalam mencapai kematangan fisik, mental, dan emosional.

Dalam pandangan para ahli diatas dapat ditarik kesimpulan bahwasannya pemuda tidak hanya dapat dilihat dari aspek biologis saja melainkan kita harus mampu melihat pemuda itu dari pemikirannya, inovasinya, kemampuan serta kapasitasnya dan juga tidak luput dari aspek kematangan emosinya tanpa melulu melihat dari kategori usia.

Selama itu sejalan dengan kondisi kontemporer dan juga relevan dengan keresahan pemuda pada umumnya bisa disimpulkan bahwasannya seseorang itu dikatakan sebagai representasi pemuda walaupun sudah melewati usia 35 tahun.

Pemimpin yang visioner adalah pemimpin yang dalam dirinya terdapat esensi kepemimpinan yang bersifat integratif, artinya pemimpin perlu memiliki kesatuan pandangan mengenai agama, kehidupan sosial, kehidupan politik kenegaraan, ekonomi, hukum, dan budaya. Pemimpin yang unggul dalam soal agama, unggul dalam pemikiran tentang politik, tata negara, ekonomi, hukum, manajemen dan peradaban atau dapat kita sebut sebagai tipe pemimpin ideal dengan sendirinya akan membawa implikasi bagi rekonstruksi apa yang selama ini dinilai benar secara politik oleh sebagian orang, ternyata suatu penyimpangan dalam arti sesungguhnya menurut ukuran kebenaran.

Dalam konteks Pilkada

Selanjutnya 1 2 3 4
Penulis:

Baca Juga