Sekilas Info

Pengamat Yakin Kewajiban Iuran Tapera akan Tekan Daya Beli, Simak Alasannya

Ilustrasi. (Teguh Prihatna/Antarafoto)

Namun program ini menurutnya dieksekusi saat daya beli masyarakat terbebani oleh inflasi pangan. Sehingga wajar saja jika kemudian menimbulkan resistensi dari masyarakat, khususnya dari kalangan pekerja.

Karena itu dia berharap agar pemerintah memertimbangkan Kembali kebijakan tersebut. Kewajiban iuran Tapera akan berdampak besar jika membandingkannya dengan kenaikan upah minimum di sejumlah wilayah di Tanah Air yang kurang dari 3% pada 2024.

Iuran Tapera akan menggerus kenaikan upah yang seharusnya dinikmati pekerja. Situasi, lanjut dia, kian berat Ketika inflasi volatile food justru bertahan tinggi dan realisasi inflasi berbeda di setiap wilayah.

Inflasi volatile food yang terealisasi saat ini juga jauh lebih tinggi dibandingkan dengan inflasi umum secara nasional. Akibatnya, disposal income yang diterima masyarakat masih akan terbebani dengan sejumlah pengeluaran yang besar untuk kebutuhan pangan.

"Bayangkan saja, inflasi volatile food saat ini berada di level 9.63% pada bulan april (YoY). Sementara inflasi secara keseluruhan secara YoY sebesar 3% di Indonesia," imbuh Gunawan.

Selanjutnya 1 2 3
Penulis:

Baca Juga