[OPINI] Lukas Enembe Meninggal Akibat Sakit Bukan Dibunuh
Adapun nama-nama yang dituduh bertanggungjawab atas meninggalnya Lukas Enembe sama sekali tak ada kaitannya dengan penyakit apa yang sebelumnya sudah diderita Lukas Enembe hingga terakhir menghembuskan nafas.
BACA JUGA
Tim Nanggala Tembak Mati 5 Separatis Papua di Pegunungan Bintang, 3 Senjata Ikut Disita
Hanya 36,1% Anak Kelas 3 SD di Papua Memiliki Keterampilan Literasi
Oleh sebab itu tuduhan atas dasar apapun dan untuk apapun motifnya sepenuhnya tidak logis (ilmu logika) dalam arti tak ada hubungan causalitas (sebab-akibat) dan secara logika rancu karena tidak ada kaitan sama sekali.
Tuduhan atas dasar apapun motifnya sama sekali tak ada kaitan satu sama lain, selain motifnya semata-mata dimainkan oleh provokator. Mereka para provokator (juga) bermain isu untuk mengacaukan situasi Kantibmas Wilayah Papua.
Jadi atas dasar tuduhan kepada siapa dan pada siapa fitnah sebagai aktor pembunuh Lukas Enembe sama sekali tidak masuk akal. Lukas Enembe sakit sebelum dituduh korupsi uang Otsus milik rakyat Papua oleh KPK RI.
Ketika Polda Papua menangkap Lukas Enembe dalam keadaan sakit dan sebelumnya Lukas berobat bolak-balik ke Luar Negeri, jadi tuduhan meninggalnya Lukas Enembe bukan dibunuh oleh orang - orang daftar nama dirilis seperti KPK RI, Menkopolhukam RI dan Polda Papua atau oknum siapapun melainkan murni karena sakit dan penyakit yang dideritanya sejak lama sebelum ditangkap KPK RI.
Dalam tulisan ini perlu disampaikan secara khusus bagi aparat keamanan Kepolisian Polda Papua dan pihak-pihak berwajib perlu ambil tidakan tegas dan terukur.
Penegakan hukum tegas (diproses hukum) para yang pihak provokator yang telah menyebarkan fitnah dengan merilis daftar nama dari mulai dari:
1. Menkopolhukam RI,
2. Wamendagri,
3. Komjendpol (Prn)
4. Mendagri Tito Karnavian
5. Yoris Raweyai
6. Komarudin Watubun
7. Ismail Asso
8. Yan Permenas
9. Dll
BACA JUGA
Pengacara Gubernur Papua Usul Penyelesaian Hukum Adat, Pakar Desak KPK Lakukan Penyidikan
Harapan (buat) Panglima TNI Baru: Membangun Ketahanan Siber Nasional di Era Digital
Misalnya penyebar berita hoax...








Komentar