Parade Ulos
Hari Ulos Nasional Diperingati 17 Oktober, Dijadikan Program Kerja Dinas Pendidikan Sumut
Medan - Setelah ditetapkan Hari Ulos Nasional pada 17 Oktober oleh Pemerintah Pusat, kini menyusul Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Utara (Sumut) juga segera mensosialisasikan Ulos sebagai warisan budaya tak benda ke seluruh jajaran satuan pendidikan di Sumatera Utara.
Kepala Dinas Pendidikan Sumut Asren Nasution mengatakan pihaknya akan bekerja maksimal agar hari Ulos Nasional dapat tersosialisasi dengan baik ke seluruh jajaran Dinas Pendidikan.
"Pasti kita dukung kegiatan Hari Ulos Nasional ini, kita akan sosialisasikan ke guru guru dan pegawai Dinas Pendidikan se Sumut, agar setiap 17 Oktober memakai ulos semuanya, apapun itu bentuknya, silahkan. Mau pakai, syal, tas dan lain lain, terserah," ungkap Asren Nasution kepada Tim Kerja Panitia Hari Ulos Nasional di kantornya, Selasa 10 Oktober 2023.
Baca juga: Demi Melestarikan Ulos, Satika dan Penenun di Tapanuli Utara Terus Berkarya
Baca juga: Menyelami Keindahan Musik Batak Bersama Niesya Harahap dari Grup Musik Mataniari
Asren pun mendorong Tim Kerja Panitia Hari Ulos Nasional 17 Oktober 2023 agar semangat dalam mempersiapkan pelaksanaan Hari Ulos Nasional yang akan dilaksanakan selama 4 hari di kawasan Danau Toba, dengan puncak acara di Open Stage, Parapat, Kabupaten Simalungun.
Asren menyebut pihaknya juga akan memasukan Hari Ulos Nasional 17 Oktober ke dalam program kerja Dinas Pendidikan Sumatera Utara pada setiap tahunnya.
Tim Kerja Panitia Hari Ulos Nasional, Mikhael Siregar, Arief Tampubolon, dan Ketua Yayasan Pusuk Buhit Efendy Naibaho, pun ikut senang dengan pernyataan Kadis Pendidikan Sumut.
Baca juga : Acer Bersama Kemenko PMK Dorong Kreativitas Talenta Muda di Dunia Film Indonesia
"Ulos ini budaya yang harus dilestarikan oleh pemerintah. Ini budaya kita orang Sumatera Utara, khususnya masyarakat batak. Kalau bisa, semua orang batak di mana pun berada harus merayakan hari ulos ini, agar tidak hilang kebudayaan kita ini," jelas Asren.
"Kalian (panitia) sudah membantu pemerintah menjaga budaya, ini sebenarnya pekerjaan kami (pemerintah). Saya sangat mendukung tim panitia. Insha Allah, kalau tak ada halangan, saya datang di Parapat, mohon buat bagus acarnya. Saya akan laporkan ini ke pak Pj Gubsu," sambungnya.