Mencegah Kekerasan Seksual, Mahasiswa USU Menandatangani Komitmen Bersama
Sedangkan Novi dan Cecilia sama sama sepakat untuk membela rekan mereka. Keduanya pun berharap mahasiswa lain dapat berkolaborasi.
“Karena kalau kita membela teman kita saat ini, maka lain waktu mungkin kita yang akan dibela oleh teman kita yang lain," kata Novi.
Baca juga: Guru Besar USU Ciptakan Inovasi Pakan Ternak Fermentasi
Baca juga: Ombudsman Sidak ke Sebuah SD Terpencil di Paluta, Kondisinya Memprihatinkan
Cecilia mendorong supaya semua mahasiswa membangun semangat yang sama. “Kita ada untuk teman kita”, lanjutnya.
Dr. Fotarisman Zaluchu, SKM, MPH sangat mengapresiasi karya dan inisiatif tim Fortune. “Kita harus menghentikan kekerasan seksual yang terjadi di lingkungan perguruan tinggi. Ini merupakan kondisi yang mencoreng wajah kampus sebagai tempat membangun integritas keilmuwan," jelasnya.
Di akhir kegiatan, didahului oleh kedua dosen, seluruh mahasiswa menandatangani spanduk berjudul Komitmen Membela Teman.
Baca juga: Sebanyak 5363 Mahasiswa Baru Akan Mengikuti PKKMB UMSU
Baca juga: Kekuatan Publik dan Media dalam Kasus Pembunuhan Brigadir Yosua
“Kita akan menggelorakan semangat ini ke seluruh kalangan, baik mahasiswa, dosen, tenaga pendidikan dan semua yang berkaitan dengan dunia kampus. Kita tidak boleh menunggu jatuhnya korban-korban kekerasan seksual berikutnya," ungkap David.








Komentar