Sekilas Info

Hadirkan 59 Ribu Pantun di Festival Pantun, UNJ Berhasil Pecahkan Rekor MURI

Diketahui, tujuan khusus Festival Pantun 2023 adalah membangun inovasi dengan berfokus pada bidang budaya/multikultural pendidikan, inovasi, dan transformasi.

Karena pantun adalah salah satu warisan dunia yang ditetapkan oleh UNESCO, melalui Sidang UNESCO sesi ke-15 Intergovernmental Committee for the Safeguarding of the Intangible Cultural Heritage di Paris, Prancis, pada 17 Desember 2020.

Sementara itu, inisitor Festival Pantun sekaligus guru besar UNJ, Prof Dr Endry Boeriswati, menegaskan bahwa Indonesia memiliki kekayaan budaya yang bisa dimanfaatkan untuk pengembangan industri kreatif, di samping pelestarian budaya bangsa.

Baca juga: MUI Sumut Surati Pimpinan Ormas, Kuasa Hukum MPTTI: Jangan Provokatif

UNJ sebagai pusat inovasi pendidikan, sebut Prof Endry, sangat peduli untuk mensosialisasikan pantun secara inklusif kepada masyarakat luas. Kepiawaian seseorang dalam berpantun, sejatinya menunjukkan kualitas moral dan kecerdasan tersendiri.

“Siapapun yang berpantun pasti menggunakan bahasa dengan cara yang kreatif, analitik, ritmis, dan berstruktur. Apalagi bila dilakukan dalam berbalas pantun. Ini sangat menuntut kelincahan dan kecepatan dalam menyusun ketepatan makna dalam ritme yang selaras dalam waktu yang sangat singkat. Itulah bukti pantun jadi simbol kecerdasaan seseorang” ujar Prof Endry Boeriswati.

Baca juga: MUI Sumut Digugat ke Pengadilan Negeri Medan

Selanjutnya 1 2 3
Penulis: Devis Karmoy
Editor: Devis Karmoy

Baca Juga