Sekilas Info

Literasi Membaca pada Anak-anak Kurang Mampu di Tanah Abang

Proses Kegiatan Pembelajaran Membaca

dailyklik, Jakarta - Membaca merupakan aspek penting dalam kehidupan. Banyak manfaat yang dapat diperoleh dari membaca, seperti meningkatkan kinerja otak, menambah pengetahuan, dan mengasah daya ingat.

Kita mengetahui bahwa buku merupakan jendela atau sumber berbagai informasi yang dapat membuka wawasan kita tentang berbagai hal seperti ilmu pengetahuan, ekonomi, sosial, budaya, politik, maupun aspek-aspek penting dari kehidupan sehari-hari.

Selain itu, dengan membaca dapat membantu dalam kehidupan sehari-hari yang nantinya dapat mengubah masa depan serta dapat menambah kecerdasan akal dan pikiran kita terutama ditanamkan sejak dini kepada anak-anak.

Namun, sangat disayangkan bahwa tingkat minat membaca di Indonesia cukup rendah dan kegiatan membaca buku telah banyak diabaikan oleh berbagai kalangan.

Sesi Perkenalan dan Pembagian Kelompok Belajar

Berdasarkan hal tersebut, kami mahasiswa yang terdiri dari Paulus Hasudungan Vieri, Meytri, Gloria Trisha, dan Lisa Lawrenzia dari Universitas Kristen Krida Wacana (Ukrida) tergerak ingin berkontribusi dalam menanamkan literasi membaca buku sejak dini, khususnya kepada anak-anak kurang mampu di kawasan sekitar Jalan Tenaga Listrik, Tanah Abang, Jakarta Pusat.

Keinginan kami untuk berkontribusi dapat terealisasi lewat Pogram Pelayanan Komunitas dari kampus kami.

Untuk melaksanakan Program Pelayanan Komunitas, kami bermitra dengan Komunitas Mentari Senja. Program dilaksanakan sebanyak delapan kali pertemuan antara bulan April sampai Juni 2022, yang dilakukan setiap hari Sabtu.

Jumlah anak-anak jalanan yang berada di Komunitas Mentari Senja ada sekitar kurang-lebih 30 anak jalanan, yang bisa dibagi ke dalam jenjang TK, SD, dan SMP. Tempat kegiatan kami adalah tenda sementara di pinggir jalan, yang walaupun sederhana tetapi tetap membuat anak-anak memiliki semangat yang antusias dalam belajar.

Proses Kegiatan Pembelajaran Membaca

Dalam melaksanakan program literasi, kelompok kami menyediakan bahan-bahan bacaan berupa buku, yaitu untuk memperkenalkan kebiasaan membaca. Kebiasaan membaca dapat memperkaya kosa kata, meningkatkan kecepatan membaca, meningkatkan pemahaman mengenai makna, struktur kata, dan lain-lain.

Dari buku-buku bacaan yang ada kami perlu melakukan penyeleksian mana yang layak mana yang tidak. Tantangan muncul ketika kami mendapati bahwa masih ada anak-anak yang tidak bisa membaca, tidak pernah mengenal huruf abjad, tidak bisa mengurutkan huruf abjad, dan mengeja huruf abjad.

Namun, tantangan tersebut tidak menghalangi kami untuk melakukan program ini dan kami akhirnya bisa mengatasi dengan baik dalam tantangan tersebut.

Selain itu, cuaca yang tiba-tiba berubah juga menjadi kendala, berhubung tempat kegiatan hanya di bawah tenda. Jadi, kami kreatif dalam mencari cara supaya bisa tetap mengajar anak-anak jalanan di Jalan Tenaga Listrik, Tanah Abang.

Para Anak-Anak Jalanan di Komunitas Mentari Senja Bersama Mahasiswa Dan Dosen Pembimbing

Kami berharap, dengan adanya kegiatan kami, anak-anak yang tidak bisa sekolah dapat tetap merasakan kegiatan belajar di tengah kesulitan ekonomi. Meskipun yang kami lakukan terbatas sifatnya. Kami berharap juga dengan adanya Komunitas Mentari Senja, anak-anak jalanan di kawasan Tanah Abang mendapatkan motivasi akan pentingnya belajar.

Dari materi dan hal yang kami sampaikan melalui program kami, semoga bisa menjadi pengingat ataupun inspirasi untuk selalu  berbuat baik, menjadi terang dan garam untuk banyak orang. Berbagi tidak hanya selalu berup materi, namun bisa diwujudkan dengan berbagi ilmu pengetahuan dan kasih. (*)

Penulis:

Baca Juga