Golkar NTT Anggap Sudah Prosedural, Viktor: Sulaiman-Benyamin Hasil Musda bukan Ditunjuk
Lanjut Viktor menyebutkan, bahwa dibawah kepemimpinan Sulaiman Singhs dan Benyamin Alokafani partai Golkar Alor terus mengerjakan hal hal teknis organisasi untuk membawa Partai Golkar lebih baik.
Dia pun menguraikan sejumlah keberhasilan yang telah dilakukan Sulaiman Singh dan Benyamin Alokafani dan disampaikan kepada DPD Golkar NTT.
"Golkar Alor secara berjenjang terus melakukan konsolidasi internal pengurus aktif ditingkat desa/lurah perkecamatan yang kemudian diperkuat dengan kegiatan musyawarah sesuai arahan DPD Golkar NTT," jelasnya.
Wakil Ketua DPD Golkar Alor menambahkan, bahwa konsolidasi dimaksud sudah dilakukan di 9 kecamatan, tersisa 9 kecamatan dengan kepengurusan yang masih aktif dan tengah dalam persiapan untuk dilakukan musyawarah. Hal itu terus disampaikan secara berjenjang ke DPD Golkar NTT.
"Menyangkut konsolidasi keanggotaan bahwa Golkar Alor sudah menginput data anggota melalui link KTAPG (Kartu Tanda anggota Partai Golkar) dengan jumlah anggota sebanyak 2417 anggota baru ditambah 1694 anggota lama dengan jumlah keseluruhan 4111 anggota. Laporannya juga sudah disampaikan ke DPD Golkar NTT," sebut Viktor.
Tidak hanya itu, Viktor menyebut pihaknya juga aktif berkonsolidasi dan terlibat dan sejumlah aksi kemanusiaan untuk mewujudkan eksistensi Kepemimpinan Sulaiman Singh dan Benyamin Alokafani.
Sebagai kader Golkar, Viktor Sumaa menyebut keputusan DPD Golkar NTT mencederai Partai Golkar menjelang pesta demokrasi 2024.
"Saya menganggap keputusan DPD Golkar NTT ini bukannya untuk merubah sesuatu menjadi lebih baik tetapi justru akan lebih merusak kesolitan kerja-kerja partai di Alor menuju Pilpres, pileg dan pilkada," sebutnya.
Bukan asal tunjuk








Komentar