Sekilas Info

Pekan Depan, BLT Minyak Goreng Dibagikan melalui Aplikasi

Ilustrasi minyak goreng.

Hal ini sejalan dengan arahan Presiden agar program ini segera dirilis dan dilakukan pencairan dana. Penyaluran harus selesai sebelum lebaran idulfitri berlangsung.

"Program BLT MiGor sudah harus tersalurkan pada Ramadhan ini, atau paling lambat seminggu sebelum Idul Fitri. Karena itu, Kemenko Perekonomian dan Kemenkeu selaku Pengelola Program PEN terus mendorong TNI/ POLRI untuk mempercepat penyaluran program BLT MiGor ini," ujar Sesmenko Susiwijono.

Adanya program BLT MiGor ini, diharapkan akan mampu menjaga daya beli dan mengurangi beban masyarakat. Terutama yang terkait dengan pemenuhan kebutuhan pangan sehari-hari, khususnya kebutuhan minyak goreng.

Sebagai informasi, penyaluran BLT migor terdiri dari 2 rumpun. Pertama, BLT migor di rumpun Program BT-PKLWN yang akan diberikan kepada 2,5 juta PKL dan Warung (utamanya yang mempunyai usaha makanan) di 514 Kabupaten/Kota.

Masing-masing menerima sebesar Rp 100.000 per PKL/bulan selama 3 bulan. Penyalurannya akan diberikan sekaligus sebesar Rp 300.000 per penerima.

Kedua, di rumpun Program BanSos Pangan akan diberikan kepada 20,65 juta KPM. Terdiri dari 18,8 juta penerima BPNT (Kartu Sembako) dan 1,85 juta PKH yang tidak menerima BPNT.

Dana yang diberikan masing-masing Rp 100.000 per KPM/bulan selama 3 bulan (April-Juni 2022). Dana tersebut akan diberikan sekaligus sebesar Rp 300.000.

Untuk membiayai BLT migor, pemerintah menggunakan anggaran Program PEN 2022 sebesar Rp 6,19 triliun melalui DIPA Kementerian Sosial untuk BLT MiGor rumpun BanSos Pangan.

Sedangkan untuk BLT Migor rumpun program BT-PKLWN disiapkan anggaran sebesar Rp 750 miliar melalui anggaran di TNI/POLRI. Sehingga total anggaran yang dialokasikan untuk BLT Migor sebesar Rp 6,94 miliar seperti dilansir dari merdeka.com.

Selanjutnya 1 2
Penulis:
Editor: Redaksi
Photographer: Ilustrasi

Baca Juga