UKM Tari UMSU Torehkan Prestasi di Italia
Lebih membanggakan lagi, lanjutnya, prestasi internasional UKM Tari ini juga ikut membawa nama harum daerah Sumatera Utara, dan Indonesia. Apalagi UKM Tari telah berhasil memikat hati para juri dengan tarian tradisional yang dikemas secara modern.
Menurutnya, keberhasilan ini juga sekaligus menjadi bukti bahwa tarian daerah di Indonesia tidak kalah dengan seni dan budaya di negara lain. "Bukan hanya prestasi, tapi yang paling membanggakan juga kita mampu memperkenalkan keindahan dan kekayaan budaya Indonesia di tingkat internasional," sebutnya.
Rektor mengungkapkan prestasi internasional UKM Tari ini menjadi kebanggan sekaligus motivasi bagi para mahasiswa untuk bisa ikut dalam kompetisi internasional. "Prestasi yang diraih ini bisa jadi motivasi bagi mahasiswa lainnya," tegasnya.
Rektor mengingatkan para mahasiswa yang tergabung dalam UKM Tari ini jangan cepat merasa puas. Sebaliknya, prestasi yang diraih menjadi motivasi tersendiri untuk lebih giat berlatih ke depannya.
Hal serupa juga disampaikan Pembina UKM Tari, Ari Prianto. “Alhamdulillah gak nyangka bisa juara 1 di kompetisi Internasional ini," katanya.
Sementara itu, Ketua UKM Tari, Anugrah Senja Sari Nasution merasa sangat bersyukur atas pencapaian ini, “Alhamdulillah pastinya senang kali ya mendapatkan juara 1 dari 31 negara sekaligus mewakili Indonesia," tuturnya.
UKM Tari UMSU mengirimkan dua tarian kategori Folklore Dance dalam festival ini yakni Gebyar Nusantara dan Tongkat Panaluan. Kedua tarian tersebut berhasil membawa UKM Tari UMSU mengalahkan Folklore Dance dari negara lainnya seperti Austria, Malaysia hingga Malta.








Komentar