Mengaku Preman kepada Wartawan, BK DPRD Pakpak Bharat Segera Panggil DBM
Menurut Robert, bentuk kata-kata yang tidak pantas saat ketika oknum anggota DPRD Pakpak Bharat DBM menyuruh wartawan keluar karena merasa terganggu keberadaan wartawan di ruang Bagian Umum.
"Kalau nggak senang keluar. Saya yang punya rumah ini. Saya mewakili rakyat. Kalau tidak senang keluar," sebut Robert meniru ucapan DBM.
Tidak hanya itu, wartawan Sumut 24 ini juga menerima nada ancaman dari DBM dengan menyebut dirinya sebagai mantan preman.
"Saya juga mantan preman," tutur Robert mengulangi kata-kata DBM.
Terkait sikap DBM terhadap dirinya, Robert mengaku akan membuat laporan ke Polres Pakpak Bharat.
"Saat ini saya di Medan mencari perlindungan, saya takut kata-kata dia mantan preman. Hari ini saya menyampaikan kejadian ini ke pimpinan media Sumut 24 di Medan. Setelah itu saya membuat laporan. Saya siap jadi saksi saya ingat betul kejadian itu dan banyak saksi," jelasnya.
Baca juga: Fraksi Nusantara DPRD Sumut Apresiasi Pembentukan BKAD STM Hulu








Komentar