Sekilas Info

Asal (dari) Menyuntik

Gusti Omkang Hingmane

Dalam percakapan itu, ayah anak itu menyampaikan bahwa, seharusnya, sekolah itu menyurati/ menginformasikan ke orang tua siswa tentang hal ini. Orang tua peserta didik perlu mengetahuinya. Kalau bisa dirapatkan. Kemudian dari itu, diimunisasi atau tidak? Perlu pendampingan orang tua atau tidak? Ini kan mengenai manusia. Manusia yang usianya perlu didampingi, awasi, diarahkan, dan lain sebaginya.

Sekolah itu harus tahu bahwa, sekolah dipercayakan orang tua siswa, untuk mendidik anak. Bukan untuk disuntik. Apalagi, yang disuntik itu apa, imunisasi atau vaksinisasi. Dan harus dipikirkan juga lagi, bahwa ini keadaan pandemic Covid-19. Semua orang dalam keadaan was-was.

Dalam pada itu, yang jadi pertanyaan juga ialah, apakah imunisasi itu, berlaku untuk semua anak di jenjang itu? Jika, iya, apakah tidak ada efek sampingnya kepada anak-anak, yang tidak mengikuti imunisasi secara lengkap? Karena ada anak yang sudah diimunisasi lengkap, dan dan yang setengah-setengah, bahkan tidak sama sekali.

Selain itu, ada suatu hal yang sangat mengganggu. Ketika, anak-anak pergi ke sekolah (keluar dari rumah) itu dalam keadaan bersih, rapih, (baju dikancing, masker dipakai, dan ikat pinggang melingkar di pinggang dengan baik) dan tidak menangis, tetapi pulang, anak didk itu dalam keadaan menangis, kotor dan tidak rapih.

Jika hal ini terjadi, setidaknya, anaknya pulang, dirapihkan dan diantar kemudian diinformasikan ke orang tua bahwa anak ini begini atau begitu. Tetapi sayangnya, ini tidak terjadi sama sekali. Seolah-olah tidak terjadi apa pun.

Cobalah, lihat keluar! Banyak sekolah yang melakukan prosedur itu. Ada informasi/ surat dari sekolah ke orang tua siswa, untuk diketahui/ meminta pendapat para orang tua/ wali dalam surat atau rapat. Informasi itu, sangat penting. Dapat digunakan. Dapat menyelamatkan.

Ada banyak sekolah di daerah ini yang melakukan hal itu. Dan itu, patut dibanggakan. Pengambilan keputusan berdasarkan hasil musyawarah. Hasilnya, ada imunisasi yang ditolak, dan ada yang mendapat pendampingan orang tua, bahkan ada yang tidak mau diimunisasi. Tentunya, ada alasan-alasan tertentu. Dan itu harus dipahami bersama. Itu hak mereka. Jangan kemudian, terjadi masalah, antara yang satu dengan yang lain saling mencari kambing hitam.

Selanjutnya 1 2 3 4
Penulis: Gusti Omkang Hingmane
Editor: Redaksi
Photographer: Istimewa

Baca Juga