Sekilas Info

Mantan Ajudan Soekarno, Warsito Bertahan Hidup Jualan Kopi Keliling Jakarta

Kisah Warsito penjual kopi keliling yang pernah jadi pengawal pribadi Soekarno. ©2021 Kanal Youtube Amy Abadi/Merdeka.com
Kisah Warsito penjual kopi keliling yang pernah jadi pengawal pribadi Soekarno. ©2021 Kanal Youtube Amy Abadi/Merdeka.com

“Waktu itu tahun 1954 sampai 1967 kemarin saya bekerja di istana lalu diangkat menjadi polisi ya. Saya bekerja dengan mengawal pribadi Pak Karno. Kalau kemana mana mengawal saya bagian penutup belakang ketika ada mobil nyerobot saya halangi,” terangnya.

Ia mengatakan jika untuk menambah biaya hidup waktu itu, dirinya sampai harus melakukan pekerjaan sampingan. Saat itu, ia pernah menjadi tukang parkir di lapangan Ikada (sekarang Monas).

Menurutnya, menjadi pengawal presiden saat itu diberi gaji kecil, hanya sebesar Rp300 perak. Sang pemilik video menanyakan kepada Warsito terkait nominal Rp350 perak. Jika dikonversikan di masa sekarang Rp350 perak sama dengan Rp300 ribu.

“Dulu saya itu pakai seragam kalau sekarang Brimob lah. Dulu juga saya sambil jaga parkir di Lapangan Ikada karena gaji saya itu kecil Rp350 perak,” tuturnya sembari mengingat masa tersebut.

Dalam kesempatan itu Warsito mencoba menunjukkan sisa bukti surat kelahiran sang anak bernama Guntur. Di surat itu tertulis biodata serta pangkat yang diampu pria ramah ini. Dalam surat yang sudah lusuh itu tertulis nama Warsito, berpangkat Inspektur Satu Satgas Pomad (Polisi Militer Angkatan Darat), dan tertanggal 20 Februari 1966.

Selanjutnya 1 2 3
Penulis: Bejo
Editor: Redaksi DailyKlik
Photographer: Youtube Amy Abadi/Merdeka.com

Baca Juga