Alokasi Bansos Covid-19 Tidak Transparan, Kadinsos Mabar: Silahkan Lapor Polisi
"Saya tidak mau layani kalian. Uang sudah habis" ujar Brayen meniru ucapan Kadis Sosial Mabar.
Kadis Sosial, kata Brayen, juga meminta mahasiswa agar tidak memaksakan dirinya untuk membuka data alokasi Bansos Covid-19. Malah Kadis Sosial meminta mahasiswa untuk membawa persoalan itu ke pihak Kepolisian.
"Kenapa kalian paksa saya. Uang sudah habis. Silahkan kalian lapor saya ke polisi," kata Brayen.
Pernyataan Agusthinus Mangiradja menimbulkan kecurigaan mahasiswa terhadap pengalokasian dana Bansos Covid-19 di Kabupaten Mabar, sehingga pihaknya berharap BPK melakukan audit terhadap proses penyaluran Bansos di Mabar.
"Dinas sosial Mabar tidak beres. Harus ada audit dari BPK hingga semuanya terbuka ke publik soal alokasi bantuan sosial. Masyarakat Manggarai Barat pun resah dan pertanyakan soal bansos Covid-19 yang diduga hanya menguntungkan elit elektoral," tutur Brayen.








Komentar