Sekilas Info

Memanas! Universitas Fort De Kock Laporkan Dugaan Kekerasan Saat Penyegelan Lahan ke Polresta Bukittinggi dan Polda Sumbar

Sumbar, DAILYKLIK.id - Persoalan penyegelan lahan yang diduga masih berstatus sengketa di lingkungan Universitas Fort De Kock Bukittinggi kini berbuntut panjang. Yayasan Universitas Fort De Kock melalui kuasa hukumnya resmi melaporkan dugaan tindak kekerasan yang terjadi saat proses penyegelan ke Polresta Bukittinggi dan Polda Sumatera Barat.

Insiden yang terjadi pada Rabu, 22 Juli 2026, disebut bermula ketika sejumlah oknum Satpol PP bersama aparat Pemerintah Kota Bukittinggi diduga memasuki area kampus tanpa izin. Berdasarkan keterangan saksi serta rekaman video yang dimiliki pihak pelapor, petugas disebut masuk ke lingkungan kampus, termasuk diduga melalui pagar.

Kuasa hukum Universitas Fort De Kock, Guntur Abdurrahman, menyatakan peristiwa tersebut mengakibatkan sejumlah sivitas akademika menjadi korban. Berdasarkan laporan yang disampaikan pihak yayasan, terdapat empat orang yang menjadi korban, terdiri atas tiga dosen dan satu petugas keamanan.

Salah seorang dosen dilaporkan mengalami luka fisik hingga harus mendapatkan perawatan medis, sementara seorang dosen perempuan disebut mengalami dugaan intimidasi di lokasi kejadian.

Guntur mendesak aparat penegak hukum mengusut tuntas kasus tersebut dengan memeriksa seluruh pihak yang diduga terlibat, termasuk pihak yang memberikan perintah dalam pelaksanaan kegiatan tersebut.

Selanjutnya 1 2
Penulis: Rizki Ahmad Rifandi
Editor: Dedy Hu
Photographer: Rizki Ahmad Rifandi

Baca Juga