Jeremi Sinambela: ILMPI Harus Jadi Rumah Bersama, Bukan Organisasi yang Berjarak
Kesehatan Mental dan Kolaborasi Antarkampus
Dalam kepengurusan 2026–2027, ILMPI Wilayah VII menetapkan penguatan literasi kesehatan mental dan integrasi strategis antarkampus sebagai dua fokus utama.
Jeremi mengatakan agenda kesehatan mental akan diarahkan pada kajian isu, psikoedukasi berbasis bukti, kampanye publik, serta peningkatan pemahaman masyarakat mengenai pentingnya menjaga kesehatan mental dan mengakses bantuan profesional.
Fokus tersebut dilatarbelakangi data kesehatan mental di Indonesia. Riskesdas 2018 mencatat prevalensi gangguan emosional sebesar 9,8 persen pada penduduk berusia di atas 15 tahun. Sementara itu, I-NAMHS 2022 menunjukkan sekitar satu dari tiga remaja Indonesia mengalami masalah kesehatan mental dalam 12 bulan terakhir.
Di bidang organisasi, ILMPI Wilayah VII juga akan memperkuat jejaring antarkampus melalui riset kolaboratif, pengabdian kepada masyarakat, pertukaran gagasan, serta sistem komunikasi yang lebih terpadu.
Lanjutkan Program dan Perkuat Jejaring
Kepengurusan baru juga berkomitmen melanjutkan sejumlah program yang telah berjalan. Di antaranya Psyconnect yang dilaksanakan BPPM ILMPI Wilayah VII di Panti Asuhan Ikhlas Cinta Kasih Medan serta Festival Mental Health 2.0 yang digelar di Medan, Lhokseumawe, dan Banda Aceh.








Komentar