Kasus Dugaan Keracunan MBG Tembus 50.000 Orang, Pengawasan Dipertanyakan
Rangkaian kejadian itu membuat keamanan pangan menjadi salah satu persoalan penting dalam evaluasi MBG. Program tersebut bukan hanya dituntut menyediakan makanan bergizi dalam jumlah besar, tetapi juga memastikan makanan aman sebelum dikonsumsi penerima manfaat.
Kepala Badan Gizi Nasional Sudaryono sebelumnya mengatakan sebagian kasus diduga berkaitan dengan pelanggaran prosedur operasional standar. Penanganan kasus, menurut dia, dapat berlanjut ke proses hukum apabila ditemukan unsur pelanggaran.
Namun, hingga awal September belum ada tersangka yang diumumkan dalam rangkaian kasus tersebut. Wakil Kepala BGN Trenggono mengatakan penanganan awal diarahkan pada pemulihan kondisi korban.
Persoalannya kemudian bukan semata-mata berapa banyak orang yang jatuh sakit. Dengan cakupan program yang terus meluas, muncul pertanyaan mengenai seberapa kuat sistem pengawasan makanan yang diterapkan pemerintah.
Pengawasan itu mencakup seluruh rantai penyediaan makanan, mulai dari pemilihan bahan baku, proses pengolahan, kebersihan dapur, penyimpanan, distribusi, hingga makanan diterima dan dikonsumsi.








Komentar