Dari Hobi, Rayacraft Bertahan 16 Tahun Merawat Kerajinan Handmade Khas Tuban
Pengalaman selama bertahun-tahun membuat Dara semakin terbiasa dengan proses tersebut. Ia belajar mengenali bahan, menyusun bentuk, sekaligus menjaga kualitas agar produk tetap sesuai dengan keinginan pelanggan.
Dari berbagai produk yang dibuat, bros dagu menjadi salah satu yang paling banyak diminati. Sebagian besar pelanggan berasal dari Tuban, meskipun pesanan juga sesekali datang dari luar daerah.
Permintaan pun tidak selalu datang dalam jumlah yang sama. Ada masa ketika pesanan meningkat, terutama menjelang momentum tertentu.
Menjelang perayaan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia, misalnya, permintaan bros dan suvenir biasanya meningkat. Rayacraft juga pernah menerima pesanan suvenir pernikahan dalam jumlah besar, sekitar 400 buah.
“Pesanan paling banyak biasanya bros untuk acara Agustusan. Pernah juga mendapat pesanan buat souvenir wedding sekitar 400 pcs,” ujar Dara.
Pesanan sebanyak itu menjadi tantangan tersendiri karena sebagian besar proses produksi masih dikerjakan sendiri. Ketika tenggat waktu semakin dekat, Dara meminta bantuan saudara untuk menyelesaikan pekerjaan.
Di sinilah usaha handmade menuntut lebih dari sekadar keterampilan membuat produk. Ada waktu yang harus diatur, pesanan yang harus dipenuhi, pelanggan yang perlu dilayani, dan kualitas yang harus dipertahankan.
Merawat Identitas Tuban
Bagi Dara, kerajinan bukan semata-mata tentang menghasilkan aksesori. Ada pula upaya menghadirkan karakter lokal melalui bahan yang digunakan.
Batik khas Tuban menjadi salah satu material yang digunakan dalam produk Rayacraft. Bersama manik-manik dan bahan lainnya, kain lokal tersebut diolah menjadi bagian dari aksesori yang memiliki bentuk dan fungsi berbeda.
Pilihan bahan itu sekaligus memberikan sentuhan khas pada produk. Di tengah banyaknya produk kerajinan yang beredar, penggunaan material lokal dapat menjadi pembeda sekaligus cara sederhana untuk membawa identitas daerah ke dalam sebuah karya.
Namun, mempertahankan usaha selama 16 tahun bukan perkara mudah.
Dara masih menghadapi persoalan bahan baku, pemasaran, serta keterbatasan waktu karena Rayacraft dijalankan bersamaan dengan pekerjaan utamanya. Ia tidak hanya membuat produk, tetapi juga mencari ide, menerima pesanan, berkomunikasi dengan pelanggan, mengurus pemasaran, dan memastikan barang selesai tepat waktu.
Dari Hobi hingga Penghargaan








Komentar