Alatan Indonesia Bahas E-Katalog V6 dan Perubahan Pola Pengadaan Pemerintah
Digitalisasi pengadaan juga membuat informasi mengenai harga dan spesifikasi produk lebih mudah ditelusuri. Bagi pelaku usaha, E-Katalog V6 membuka peluang untuk menawarkan produk sekaligus memperluas pasar ke sektor pengadaan pemerintah.
Namun, digitalisasi bukan berarti seluruh persoalan pengadaan selesai. Penggunaan e-purchasing tetap memerlukan pengawasan untuk mencegah praktik monopoli dan memastikan proses berlangsung secara kompetitif serta akuntabel.
Untuk itu, Alatan Indonesia memperkenalkan sejumlah kerangka kerja pengambilan keputusan, seperti Decision Responsibility Map, E-Purchasing Journey Map, dan Value for Money Decision Framework. Kerangka tersebut ditujukan untuk membantu pemangku kepentingan menentukan keputusan pengadaan dengan mempertimbangkan transparansi dan hasil yang ingin dicapai.
Alatan Indonesia juga menawarkan bimbingan teknis lanjutan bagi peserta yang ingin mempelajari mini kompetisi E-Katalog V6 secara lebih teknis. Materinya mencakup penggunaan kertas kerja hingga simulasi kasus.
Program pelatihan itu melengkapi rangkaian webinar dan kelas online yang disiapkan perusahaan tersebut untuk meningkatkan kemampuan pelaku pengadaan barang dan jasa pemerintah.








Komentar