Sekilas Info

Diare Ternyata Tidak Selalu Buruk, Ini Cara Tubuh Membuang Racun dan Kuman Secara Alami

dr. Rachmad Suwelen

Selain itu, diare juga bisa terjadi ketika seseorang mengonsumsi makanan yang sudah basi, terkontaminasi, terlalu pedas, atau makanan tertentu yang tidak cocok dengan kondisi ususnya.

Tak hanya itu, diare juga menjadi salah satu tanda bahwa sistem kekebalan tubuh sedang bekerja aktif melawan infeksi yang terjadi di dalam saluran pencernaan.

Bahaya yang Sering Diabaikan

Meski memiliki fungsi perlindungan, diare tidak boleh dianggap sepele. Risiko terbesar dari diare bukan hanya frekuensi BAB yang meningkat, melainkan hilangnya cairan dan elektrolit dalam jumlah besar.

Saat diare berlangsung terus-menerus, tubuh kehilangan air, natrium, kalium, dan berbagai mineral penting lainnya. Kondisi ini dapat menyebabkan dehidrasi yang berbahaya jika tidak segera ditangani.

Gejala dehidrasi yang perlu diwaspadai antara lain:

  • Rasa haus berlebihan
  • Mulut dan bibir kering
  • Tubuh lemas
  • Pusing
  • Mata tampak cekung
  • Produksi urine berkurang
Selanjutnya 1 2 3 4 5
Penulis: dr Rachmad Suwelen
Editor: Dedy Hu
Photographer: Dokumen Dailyklik

Baca Juga