Sekilas Info

Pemuda Indonesia Ambil Peran di Forum Internasional Moskow

Menurut Teguh, diplomasi kerakyatan semakin penting di era multipolar karena melibatkan masyarakat secara langsung sebelum diformalkan menjadi diplomasi antarnegara. “Indonesia sejak dulu punya peran penting lewat gerakan non blok. Kini saatnya pemuda kita kembali mengambil peran global dengan semangat kerakyatan,” tambahnya.

World Public Assembly sendiri diikuti lebih dari 4.000 peserta dari 100 negara. Selain bertepatan dengan Sidang Umum PBB ke-80, acara ini juga menjadi bagian dari peringatan Hari Perdamaian Internasional. Tujuannya adalah memperkuat kerja sama antarbangsa dengan semangat persatuan, tanggung jawab bersama, dan penghargaan terhadap nilai budaya setiap negara.

Selanjutnya 1 2
Penulis: DK
Editor: Dedy Hu
Photographer: Dokumen Dailyklik

Baca Juga