Editorial
Rektor Terseret, Apa Kabar Dewan Guru Besar USU?
- Menyatakan sikap resmi secara terbuka. Ini penting untuk menunjukkan komitmen USU terhadap integritas akademik dan tata kelola yang bersih.
- Membentuk Komite Integritas dan Etik. Lembaga internal ini perlu bekerja independen melakukan investigasi dan memberi rekomendasi yang obyektif.
- Mendorong transparansi dan akuntabilitas. Termasuk mekanisme recusal atau pengunduran diri sementara bagi pejabat yang sedang diperiksa aparat penegak hukum.
Masyarakat kini menunggu, apakah DGB USU berani mengambil langkah tegas atau memilih berdiam diri. Jika DGB pasif, kepercayaan publik perlahan runtuh. Nama besar USU bisa tercoreng, dan citranya sebagai pusat keilmuan akan kehilangan wibawa.
Namun, jika DGB bertindak cepat dan berani, USU justru bisa tampil sebagai pelopor universitas berintegritas di Indonesia. Universitas yang tidak hanya mengajarkan nilai-nilai kejujuran, tetapi juga menegakkannya di tengah ujian.
Saatnya DGB USU mengambil peran nyata. Sebab, dalam situasi genting seperti ini, berdiam diri bukanlah pilihan. Integritas akademik harus dibuktikan dengan sikap, bukan hanya jargon.
Selanjutnya 1 2








Komentar