Memanfaatkan Medan One Data (MOD) untuk Menutup Kebocoran PAD Kota Medan
Oleh: Dr. Fauzan Nur Ahmadi
Kota Medan sebagai salah satu pusat ekonomi terbesar di Sumatera memiliki potensi Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang sangat besar. Namun, masalah klasik yang terus menghantui adalah kebocoran PAD yang terjadi akibat berbagai faktor, mulai dari sistem administrasi yang kurang transparan hingga lemahnya pengawasan di sektor-sektor strategis.
Di sinilah Medan One Data (MOD) dapat menjadi solusi utama bagi pemerintah kota Medan selanjutnya dalam menutup celah kebocoran PAD dan meningkatkan efisiensi pengelolaan pendapatan daerah.
Salah satu penyebab utama kebocoran PAD adalah kurangnya transparansi dalam pencatatan dan pelaporan pajak serta retribusi daerah.
MOD, sebagai platform digital yang mengintegrasikan berbagai sumber data, dapat menjadi alat utama dalam memastikan bahwa setiap rupiah yang masuk ke kas daerah tercatat secara akurat dan dapat diaudit kapan saja.
Melalui MOD, semua transaksi terkait PAD dapat tercatat secara real-time dan tersentralisasi, memungkinkan pengawasan yang lebih ketat terhadap sektor-sektor yang rawan kebocoran, seperti pajak restoran, hotel, parkir, serta pajak bumi dan bangunan (PBB).
Dengan sistem berbasis data yang terintegrasi, ketidaksesuaian dalam laporan keuangan dapat langsung terdeteksi, sehingga meminimalisir praktik manipulasi dan penyimpangan.








Komentar