Memanfaatkan Medan One Data (MOD) untuk Menutup Kebocoran PAD Kota Medan
Sebagai contoh, retribusi parkir yang seharusnya menjadi salah satu sumber PAD yang signifikan sering kali mengalami kebocoran akibat pengelolaan yang tidak transparan.
MOD dapat memanfaatkan sistem digitalisasi pembayaran parkir yang terhubung langsung ke sistem keuangan daerah, sehingga setiap transaksi dapat terpantau dan tercatat secara otomatis.
Demikian pula, retribusi pasar yang berasal dari pedagang sering kali tidak tersalurkan dengan optimal ke kas daerah. Dengan MOD, pengelolaan retribusi pasar dapat dilakukan secara digital dengan sistem e-payment, memastikan bahwa setiap pembayaran masuk ke rekening resmi pemerintah kota.
Teknologi Big Data dan kecerdasan buatan (AI) dalam MOD dapat membantu mengidentifikasi pola-pola kebocoran PAD yang sebelumnya sulit terdeteksi.
Misalnya, dengan membandingkan jumlah transaksi di sektor usaha tertentu dengan pajak yang mereka bayarkan, pemerintah dapat mengetahui apakah ada indikasi penghindaran pajak. Sistem ini juga memungkinkan pemetaan sektor-sektor dengan potensi peningkatan pendapatan yang selama ini belum tergarap optimal.








Komentar