NTT Siapkan RSJ Terpusat, Gubernur Laka Lena Nyatakan Perang Lawan Pasung dan Stigma ODGJ
dailyklik.id, Kupang – Pemerintah Provinsi NTT mengambil langkah berani untuk mengatasi persoalan kesehatan jiwa dengan merancang pembangunan Rumah Sakit Jiwa (RSJ) terpusat. Fasilitas ini akan menjadi pusat rujukan sekaligus rehabilitasi bagi ribuan Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) yang tersebar di seluruh wilayah NTT.
Gubernur Emanuel Melkiades Laka Lena, Rabu (30/4/2025), menyampaikan bahwa RSJ ini tak sekadar fasilitas medis, tapi simbol komitmen NTT untuk menangani ODGJ secara manusiawi dan bermartabat. "Kami ingin mengakhiri praktik pemasungan dan stigma. RSJ ini akan jadi pusat penanganan terpadu yang didukung tim ahli dari Jakarta," tegasnya.
Data Dinas Kesehatan menunjukkan, hingga Agustus 2023 terdapat 7.636 ODGJ di NTT, dengan 311 di antaranya masih hidup dalam pemasungan. Kabupaten Nagekeo bahkan mencatat hampir 1.000 kasus dalam dua tahun terakhir.
Tak hanya membangun infrastruktur, Pemprov juga mendorong sinergi dengan lembaga sosial, komunitas, dan organisasi keagamaan untuk mengubah cara pandang masyarakat terhadap ODGJ. “Kita ingin pendekatan yang bukan hanya kuratif, tapi juga preventif dan rehabilitatif,” jelas Laka Lena.
Langkah ini menjadi bagian dari reformasi sektor kesehatan NTT. Di beberapa kabupaten, seperti Manggarai, upaya serupa telah dimulai dengan menggandeng panti rehabilitasi sebagai mitra. Hadirnya RSJ provinsi diharapkan menjadi penguat utama gerakan bebas pasung dan dukungan nyata terhadap kesehatan jiwa sebagai hak semua orang. (*)








Komentar