Sekilas Info

Ibu Hamil Meninggal di RSUD Maumere, Praktisi Hukum Ingatkan: Jangan Kambing-Hitamkan Dokter Anestesi!

Bona Lolyfentury, Praktisi Hukum warga NTT di Kota Semarang angkat bicara soal Gubernur NTT. dailyklik.id/dokumen pribadi

“Jika tidak ada dokter anestesi, maka wajib merujuk pasien ke rumah sakit lain yang memiliki layanan tersebut. Tidak bisa dipaksakan tetap dilayani tanpa tenaga ahli. Ini soal nyawa manusia,” ujarnya tegas.

Lebih jauh, Bona menyoroti kenapa kontrak dokter anestesi yang sudah jelas vital tidak segera diperpanjang. “Saya tetap meminta pertanggungjawaban pihak rumah sakit. Kalau kontrak dokter habis, kenapa tidak diperpanjang? Jangan kambing-hitamkan dokter. Rujuk ke rumah sakit lain kan bisa,” pungkasnya.

Sebelumnya, Gubernur NTT, Melki sempat menyalahkan dua dokter tersebut dan menyatakan mereka mangkir dari tanggung jawab kemanusiaan. Namun dalam klarifikasi saat kunjungan ke Maumere, ia mengakui ada kekeliruan informasi dan menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat dan keluarga korban.

Kini, kedua dokter anestesi tersebut kembali bertugas di RSUD TC Hillers. Dr. Remidason mulai bekerja hari ini, Senin (14/4), sementara dr. Yosefin akan menyusul pasca Hari Raya Paskah. Kementerian Kesehatan pun dikabarkan akan mengirim dua dokter anestesi tambahan guna memperkuat layanan kesehatan di rumah sakit rujukan utama daratan Flores itu.

Kasus ini menjadi momentum penting untuk mengevaluasi manajemen rumah sakit dan sistem kesehatan di NTT. Dan bagi Bona, keadilan dan profesionalitas dalam menangani krisis tidak boleh dikalahkan oleh narasi politis yang gegabah.

Selanjutnya 1 2
Penulis: Devis K
Editor: Dedy Hu
Photographer: Dokumen Pribadi

Baca Juga