Beredar Konten Sesat soal LPG, Patra Niaga Sumbagut Beri Penjelasan
Menurut Susanto, klaim itu tidak benar. Ia menjelaskan bahwa gas melon dan Bright Gas sama-sama mengandung LPG dengan komposisi utama propana dan butana. Konsumsi LPG dihitung berdasarkan berat, bukan jenis tabungnya. Perbedaan yang dirasakan kemungkinan disebabkan oleh tekanan gas, kebocoran kecil pada regulator atau selang, atau pola pemakaian pengguna.
Isu lain yang beredar menyebutkan bahwa pemakaian gas melon dalam jumlah banyak bisa menyebabkan tabung berkeringat dan membeku. Susanto menepis anggapan tersebut dan menyebut fenomena itu terjadi karena penguapan LPG yang cepat, yang menyerap panas dari lingkungan. Hal ini, katanya, bisa terjadi pada semua tabung LPG, bukan hanya gas melon.
Akun yang sama juga mengunggah informasi bahwa agen LPG Bright Gas di Kota Medan hanya sedikit. Susanto membantahnya dan memastikan bahwa agen serta subpenyalur Bright Gas sudah tersebar luas di berbagai wilayah Kota Medan.
"LPG Bright Gas dapat dibeli dengan mudah di agen resmi, SPBU tertentu, modern retail, serta layanan home delivery dari beberapa distributor. Informasi lebih lanjut mengenai daftar agen resmi bisa diperoleh dari situs atau kontak resmi Pertamina," jelasnya.








Komentar