Sekilas Info

Pasca Bencana, Pariwisata di Sukabumi Mulai Bangkit

Suasana sunset di Pantai Palabuhanratu, seakan memberikan pesan damai bahwa alam baik - baik saja." Dailyklik.id/Idris Andriansah

Hujan deras yang mengguyur Sukabumi malam itu membawa petaka. Tanah yang tak mampu lagi menahan beban akhirnya longsor, meluluhlantakkan rumah, warung, dan akses jalan.

Kosasih, 56 tahun, seorang pedagang yang warungnya biasa ramai dikunjungi wisatawan, kini hanya bisa menatap puing-puing usahanya yang hancur. "Saya tidak tahu harus bagaimana lagi. Warung ini adalah satu-satunya sumber penghasilan keluarga kami," ujarnya lirih saat ditemui di kediamannya di Kampung Cisarakan, Sukabumi, Minggu (16/2/2025).

Warung Kosasih sebelumnya menyediakan berbagai kebutuhan bagi wisatawan dan warga sekitar. Ia menjual kopi, teh, mie instan, sembako, serta hasil alam berupa sayuran dan buah-buahan segar. Letaknya yang strategis di jalur menuju destinasi wisata membuat warung ini selalu ramai. Namun kini, semua itu tinggal kenangan.

Bencana longsor yang melanda Sukabumi pada awal Desember 2024 bukan hanya merenggut tempat tinggal dan usaha masyarakat, tetapi juga menghantam sektor pariwisata yang selama ini menjadi tumpuan ekonomi.

Destinasi wisata seperti Pantai Palabuhanratu dan Ujung Genteng yang biasanya ramai, kini tampak lengang. Wisatawan enggan datang, bukan hanya karena infrastruktur yang rusak, tetapi juga akibat isu hoaks yang beredar luas di media sosial mengenai potensi bencana susulan.

Selanjutnya 1 2 3
Penulis: Idris Andriansyah
Editor: Dedy Hu
Photographer: Idris Andriansyah

Baca Juga