Harga Bahan Pokok
Pembeli Sepi, Tapi Bawang Merah di Medan Naik 25%
Paidi, Pengamat Ekonomi Sumut, meyakini faktor utama kenaikan harga bawang merah bukan karena tingginya permintaan. Namun lebih dipengaruhi terjadinya gangguan cuaca di daerah pemasok, khususnya pulau Jawa.
Kendati demikian dia memerediksi kenaikan harga tersebut tidak akan semakin tajam atau berlangsung lama. Kenaikan diprediksi hanya akan berlangsung sekitar tiga hari ke depan.
Dia memerkirakan harga bawang merah akan berbalik arah ke besaran Rp38-36 ribu per kilogram, dalam waktu dekat. Namun memang harganya masih berpeluang naik lagi menjelang perayaan Idulfitri karena peningkatan permintaan.
Dan itu bukan hanya berpeluang dialami bawang merah, tetapi juga berbagai komoditas dan bahan pokok lain. Karena itu dia berharap pemerintah terus mewaspadainya dengan melakukan pemantauan harga seintensif mungkin.
"Rantai pasok distribusi barang dan jasa juga harus ditelusuri. Begitu juga dengan kerawanan aksi spekulan," pungkasnya.








Komentar