Sekilas Info

Tahun POP: Inovasi Terobosan dalam Merdeka Belajar, Libatkan Ormas

20 ormas POP memaparkan praktik baik dalam simposium yang diselenggarakan oleh Ditjen GTK Kemdikbudristek di Novotel Mangga Dua pada 23-26 November 2023.

Ketua Yayasan Nurhidayah Dayah, Irawan menyatakan bahwa POP telah menjadi jembatan sinergisitas antar pelaku pendidikan di daerahnya.

"Semua daerah sasaran intervensi dan pendidik yang menjadi manfaat program memiliki inovasi sendiri untuk meningkatkan kualitas pembelajaran," katanya.

Baca juga: Transformasi Standar Nasional dan Akreditasi Pendidikan Tinggi: Sebuah Kebutuhan untuk Wujudkan Merdeka Belajar

Baca juga: Acer Indonesia Dorong Kualitas Dunia Pendidikan Melalui Transformasi Teknologi Sekolah

Dukungan yang luar biasa juga datang dari Dr Jamal mewakili Yayasan Akselerasi Islami Siswa Indonesia, membuktikan bahwa POP mampu menyatukan pemerintah, ormas, dan sekolah dalam mencapai visi Merdeka Belajar.

"Program Organisasi Penggerak ini menciptakan kolaborasi positif dan memotivasi peserta untuk merayakan kebebasan belajar," ungkap Dr Jamal.

Tak hanya itu, POP juga menciptakan keajaiban di tengah tantangan geografis yang sulit. Ketua Forum Indonesia Menulis Kalimantan Barat, Fakhrul Roji menceritakan cerita unik di lapangan tentang semangat peserta POP.

"Dengan kondisi geografis dan cuaca sulit di Kalimantan Barat, peserta POP tetap antusias mengikuti pelatihan, menempuh perjalanan sulit demi meraih pendidikan berkualitas," ujarnya.

Baca juga: Ganjar-Mahfud Pastikan Kesejahteraan Guru Seluruh Indonesia Menjadi Perioritas Utama

Baca juga: Mengatasi Stigma Negatif terhadap Pendidikan Kesetaraan

Apresiasi juga datang dari...

Selanjutnya 1 2 3
Penulis: Dedy Hutajulu
Editor: Dedy Hutajulu

Baca Juga