Disnakertrans Jabar Ajak Gravel Indonesia Berkolaborasi Serap Pekerja Konstruksi
Co-founder dan CPO Gravel, Fredy Yanto, juga menjelaskan bahwa lewat aplikasi, pencari kerja konstruksi akan lebih mudah mencari pekerjaan.
“Saatnya pekerja konstruksi jadi lebih berdaya dengan memanfaatkan kemajuan teknologi, karena ini adalah sebuah keniscayaan. Sektor konstruksi akan maju jika pekerja konstruksinya juga semakin berdaya dan mau maju. Jadi, ayo kita maju sama-sama!” tegas Fredy.
Baca juga: Aksi Kolaborasi dan Pemberdayaan Pijar Foundation: Wujudkan Visi Indonesia Maju 2045
Selain peluang kesempatan pekerjaan yang lebih luas, Gravel juga memberikan pelatihan secara berkala supaya tiap tukang bangunan yang menjadi mitra Gravel lebih terampil dan bisa mengikuti perkembangan industri konstruksi di era sekarang.
Gravel juga menyediakan APD (alat pelindung dulur) untuk keselamatan kerja dan asuransi Gravel Protect kepada seluruh mitra Gravel.
Rachmat Taufik Garsadi berharap acara ini ini dapat menjadi terobosan, khususnya bagi masyarakat Jawa Barat yang terampil dalam bidang konstruksi untuk dapat dengan cepat dan mudah menemukan lapangan pekerjaan melalui aplikasi Gravel Dulur di ponsel mereka.
Baca juga: ILO dan KSDM Jamsos Cina Sepakat Memajukan Kerja Sama Sektor Lapangan Kerja di Asia Tenggara
“Kebutuhan konstruksi di Jawa Barat sangat tinggi, oleh karena itu diperlukan adanya sistem yang dapat mengakomodasi kebutuhan tenaga kerja di bidang konstruksi," ujarnya.
"Dengan adanya perekrutan ini, diharapkan para pekerja konstruksi dapat lebih cepat dan mudah dalam mendapat pekerjaan proyek," pungkas Rahmat.
Baca juga: Program Organisasi Penggerak WVI Berhasil Tingkatkan Kemampuan Membaca Anak-anak di 5 Kabupaten








Komentar